Selasa, 15 Mei 2012

Infrastruktur yang terabaikan(Bengkulu)


Photo essay
Photo 1.
TERMINAL PENUMPANG BETUNGAN
Bangunan ini dahulu aktif,akan tetapi berselang waktu akhirnya bangunan yang didirikan pemerintah kota Bengkulu ini menjadi bangunan yang tak terawat sama sekali.bangunan yang menghabiskan uang rakyat dan tidak tepat guna dan terbengkalai,dilain sisi kurang adanya kesadaran masyarakat dan dinas perhubungan,bila saja masyrakat mempergunakan fasilitas yang ada mungkin bangunanan ini masih aktif dan perhatian dari dinas perhubungan terhadap infrastruktur ini,sebagian bangunannya bahkan telah dijadikan rumah tempat tinggal,lapangannya digunakan untuk tempat sapi,mirisnya lagi tempat ini dijadikan tempat prostitusi.



Photo 2
SUB TERMINAL  AGRIBISNIS KOTA BENGKULU
Gedung ini bertempat di Air sebakul ,pembangunannya berkesan hanya membuang dana rakyat,karena setelah berdiri,bangunan ini sama sekali tak terpakai,dan dibiarkan menjadi semak belukar dan kotor,dan tak jelas apa tujuan yang dilakukan,bagaimana terlihat keadaan bangunan tersebut dan tidak dipergunakan sebagaimana mestinya.

 
Photo 3
STASIUN KERETA API BENGKULU
Bangunan yang berada tak jauh dari teluk sepang ini seolah seperti bangunan kosong karena pembangunan yang tak selesai,mungkin akibat dari salah perhitungan dinas perhubungan untuk membuat stasiun didaerah berawa-rawa,akibatnya dana menjadi sia-sia karena sudah setengah dibangun dan tak tahu arah dan tujuan untuk apa bangunan ini jadinya setelah berdiri.




Photo 4
TERMINAL  BIS  AIR SEBAKUL
Bangunan yang diresmikan pada 17 nopember 1992 dan diresmikan oleh Gubernur Razie Jachya ini sekarang tak lebih bagaikan rongsokan yang sama sekali tak diperhatikan oleh pemerintah.padahal  dahulu bangunan ini sangat membantu,karena angkutan semua bis dijumpai disana,seiring berjalannya waktu bangunan ini semakin terpuruk,keadaan sekarang sungguh memperihatinkan bagaimana jalan sudah hancur penuh dengan semak belukar,dan parahnya jadi sarang prostitusi.

Photo 5
RAMBU SUAR TELUK SEPANG
Rambur suar  yang terdapat diteluk sepang ini telah lama tak terpakai,bahkan sudah tak terurus lagi,tadinya memang digunakan untuk penuntun navigasi akan tetapi kurangnya perhatian dari dinas perhubungan laut,sehingga terlihat infrastruktur ini semakin usang bahkan tak berfungsi baik lagi.


Senin, 07 Mei 2012

Photo seri
Step 1
Photo pembuka
Foto Pembuka (Foto Utama), foto pembuka ini punya peran untuk membuka jalan bagi para pembaca kira-kira foto bercerita tentang apa? Foto ini seperti gerbang yang membawa masuk pembaca ke dalam foto story itu. Pilihan photo sebagai pembuka,dimana sang bapak memulai untuk melakukan aktivitasnya.

 
Step 2
Photo utama
Photo gambaran awal antara objek dan lingkungan sekitarnya - untuk memberi gambaran hubungan subyek dengan lingkungannya (long shoot)


 
Step 3
Photo Detail
Menceritakan lebih dalam lagi tentang sang subyek dan penggambaran dimana subjek foto berusaha keras untuk suatu tujuan dari hasil pekerjaannya atau yang dilakukannya (close shoot)



Step 4
Photo portrait
Penggambaran ekspresi subjek foto yang dapat diambil dengan frame medium sampai close-up wajah.
 
Step 5
Interaksi atau Relationship
hubungan subyek dengan orang lain atau hubungan yang terjalin antara dua subjek dalam satu bingkai. Hubungan yang tercipta dapat berupa hubungan positif atau negatif.

Step 6
Photo penutup
foto ini sebagai penutup cerita untuk menggambarkan akhiran dari jalannya photo-photo yang diurutkan dari awal.

Kamis, 03 Mei 2012

Situasi komunikasi massa antar budaya

Komunikasi massa merupakan komunikasi yang mencakup pada tingkat masyarakat luas, dilakukan dengan menggunakan media massa dengan berbagai tujuan komunikasi dan untuk menyampaikan informasi kepada khalayak luas. Dalam komunikasi massa media yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi dibedakan menjadi dua, yaitu media cetak dan media elektronik. Media cetak seperti halnya surat kabar, majalah dan buku. Sedangkan media elektronik antara lain film, komputer, televisi dan video recording. Media tersebut dapat diakses oleh seluruh masyarakat, sehingga pesan atau informasi yang disampaikan melalui media massa akan sangat berpengaruh pada masyarakat luas.
Pengaruh yang diberikan oleh media massa mencakup pada individu, masyarakat dan juga kelompok. Di dalamnya terdapat aspek-aspek yang bermanfaat bagi masyarakat, maupun aspek-aspek yang merusak nilai dan norma masyarakat. Pangaruh yang diberikan oleh media massa dapat pula mempengaruhi pola sikap, perilaku dan bahkan pada cakupan yang lebih luas media massa dapat mempengaruhi sistem-sistem sosial maupun budaya masyarakat.
Efek media massa dapat dirasakan oleh seseorang dalam waktu yang relatif singkat, sehingga dapat mempengaruhi seseorang dalam waktu yang cepat pula. Namun terkadang efek media massa baru dapat dirasakan pada waktu yang relatif lama, sehingga perubahan-perubahan atau pengaruh yang dirasakan oleh seseorang akan terasa setelah beberapa waktu. Hal tersebut dikarenakan adanya efek media massa yang terjadi dengan sendirinya atau disengaja maupun dengan tidak disengaja.
Contoh efek media massa yang terencana dan memiliki efek yang relatif singkat adalah kampanye media seperti iklan. Pada tayangan iklan penonton akan digerakkan minatnya untuk membeli suatu produk dan kemudian diarahkan untuk membeli produk dengan merek tertentu. Setelah menyaksikan iklan tersebut maka akan timbul efek tertentu, misalnya keinginan untuk membeli maupun keengganan untuk membeli produk yang diiklankan tersebut.
Tayangan iklan yang ditampilkan di televisi kini seolah telah menguasai pikiran manusia dengan cara membangun teater dalam pikiran manusia. Contohnya pada iklan produk kecantikan yang menawarkan solusi untuk menghilangkan kerutan pada wajah dan mencerahkan sekaligus memutihkan wajah. Dalam tayangan tersebut digambar betapa mudahnya mendapatkan wajah yang putih, segar dan tanpa kerutan hanya dengan waktu yang relatif singkat. Namun, pada kenyataanya untuk mendapatkan wajah yang putih, segar dan tanpa kerutan tidaklah semudah itu. Gambaran tersebut hanya realitas yang di bangun oleh iklan dalam media televisi untuk menjelaskan betapa hebatnya sebuah produk, sehingga penonton akan mengambil kesimpulan bahwa jika ia menggunakan produk tersebut akan menjadikan wajahnya berubah menjadi lebih putih, segar dan tanpa kerutan.
Jadi, relitas iklan televisi hanya ada dalam televisi. Realitas itu di bangun berdasarkan pada gambaran realitas seorang copywriter dan visualiser tentang citra produk yang akan ditampilkan. Namun ketika tayangan iklan tersebut sudah berakhir gambaran mengenai iklan tersebut masih ada dalam pikiran penonton, sehingga akan mempengaruhi pola pikir masyarakat. Dengan adanya tayangan iklan yang begitu banyak dan dikemas secara menarik sekaligus tampak begitu menjanjikan, maka akan menimbulkan minat untuk membeli produk yang diiklankan. Meskipun terkadang produk yang diiklankan bukan merupakan kebutuhan pokok. Sehingga dalam masyarakat akan muncul suatu gaya hidup yang baru yaitu gaya hidup konsumtif.
Sedangkan contoh efek media massa yang tidak dikehendaki dan berjalan dalam waktu lama adalah tayangan yang berbau kekerasan seperti sinetron laga. Dengan adanya tayangan tersebut masyarakat memang tidak akan secara langsung mengikuti tindakan tersebut. Tetapi dalam waktu yang lama dan tanpa disadari, acara tersebut dapat menciptakan suatu jalan keluar bagi penonton ketika dihadapkan pada masalah yang sama seperti yang ditampilkan pada sinetron tersebut. Sehingga sering dijumpai di dalam masyarakat adanya tindakan main hakim sendiri jika daerahnya terjadi kasus pencurian. Padahal tindakan tersebut tidak boleh dilakukan dan bertentangan dengan hukum yang berlaku.
Dua contoh diatas memang sering terjadi akibat tayangan televis. Ternyata televisi membawa banyak pengaruh bagi individu maupun masyarakat. Kini tayangan televisi yang berbau horor sedang digemari oleh masyarakat bahkan kini para produser film beramai-ramai membuat film horor demi merauk rupiah yang banyak. Namun, sepertinya para produser film dan stasiun-satsiun televisi seolah kurang memperhatikan efek negatif dari tayangan yang berbau horor.
Tayangan horor dapat mempengaruhi sikap dan bahkan mengubahnya. Tayangan horor dapat membentuk sikap penakut bagi anak-anak yang menyaksikanya, sikap itu akan dibawanya hingga dewasa. Jika sikap tersebut dibiarkan terus maka dapat menimbulkan paranoid (ketakutan yang berlebihan pada suatu hal).
Selain tayangan horor, tayangan film-film kartunpun dapat membawa dampak yang negatif bagi masayarakat, khususnya pada anak-anak. Tayangan kartun yang banyak menampilkan tingkat imajinasi tinggi, kadang membuat anak-anak sulit membedakan mana yang nyata dan mana yang hanya ada dalam imajinasi. Pernah terjadi satu kejadian yang mengejutkan ketika ada anak yang menirukan gaya Doraemon dan Nobita terbang dengan baling-baling bambu. Anak itu mencoba meniru adegan tersebut dengan melompat dari almari, hasinya anak tersebut terjatuh dan mengalami cidera. Sebenarnya film kartun ini dibuat agar menjadi sebuah hiburan bagi masyarakat, namun ternyata di dalamnya terdapat efek yang tidak dikehendaki seperti yang telah dijelaskan diatas.
Disamping itu tayangan film-film yang berasal dari barat biasanya sering menampilkan adegan-adegan yang tidak sopan, seperti berciuman dan berpelukan di depan umum juga sangat mempengaruhi masyarakat dalam pola fikir dan perilaku mereka. Kini dikalangan anak muda telah muncul anggapan bahwa adegan yang ada di film menjadi suatu hal yang lumrah. Padahal adegan tersebut sangat bertentangan dengan nilai dan norma yang berlaku.
Masuknya film-film barat ke Indonesia juga dapat melunturkan kebudayaan dan identitas nasional. Karena dalam setiap tayangan film tersebut digambarkan pula tentang gaya hidup dan budaya yang mereka miliki. Sehingga masyarakat akan menganggap bahwa gambaran yang seperti itu adalah gaya hidup yang modern. Jika hal itu terus berlangsung, maka lama-kelamaan rasa cinta tanah airpun akan ikut memudar juga.
Jika dirinci lebih lanjut, maka efek media massa bagi kehidupan masyarakat sebagai berikut:
- Terjadinya perilaku imitasi (perilaku meniru) terhadap hal-hal yang baru, padahal belum tentu apa yang ditiru itu baik dan sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dalam suatu masyarakat.
- Terjadinya penyebaran budaya global yang menyebabkan masyarakat berubah dari tradisional ke modern. Disamping itu dengan penyebaran budaya global dapat melunturkan berbagai bentuk kesenian dan budaya nasional. Penyebaran budaya global juga dapat membentuk suatu gaya hidup baru dalam masyarakat, yaitu gaya hidup konsumtif dan gaya hidup yang serba bebas. Misalnya melalui pemberitaan yang berbau porno menyebabkan lunturnya norma-norma dalam masyarakat, khususnya norma yang mengatur aturan pergaulan antar lawan jenis. Sekarang dengan adanya tayangan yang berbau porno dapat menimbulkan pergaulan bebas dan seks sebelum menikah.
- Efek media massa yang terkadang secara tajam menyoroti seseorang dapat merusak nama baik orang yang diberitakan tersebut dan dapat pula menimbulkan pembunuhan karakter.
Meskipun demikian penggunaan media massa dalam proses komunikasi massa akan sangat membantu mempercepat peyaluran informasi atau pesan. Penggunaan media massa juga akan menunjang dalam menyediakan hiburan, mengintegrasikan masyarakat dan dapat pula dijadikan sebagai media pembelajaran.
Untuk menanggulangi efek negatif dari media massa dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:
- Masyarakat sebaikanya harus bersikap realistis terhadapa semua tayangan yang ada di media massa baik media cetak maupun elektronik. Masyarakat harus dapat membedakan mana yang benar-benar nyata dan mana yang hanya merupakan imajinasi belaka.
- Masyarakat harus dapat bersikap bijak menyikapi segala macam pesan maupun informasi yang ditayangkan melalui media massa. Misalnya bersikap bijak dalam menyikapi iklan-iklan yang menawarkan berbagai keunggulan suatu prodak dan harga yang menggiurkan. Sehingga dengan berlaku bijak akan dapat menghindarkan perilaku konsumtif.
- Sebaiknya damping anak ketika sedang menyaksikan tayangan televisi apapun. Sehingga jika ada hal-hal yang kurang sesuai dengan perkembangan anak orang tua dapat mematikan atau mengganti saluran televisi. Selain itu orang tua juga dapat memberikan pengarahan dan bimbingan ketika menonton televisi.
- Fungsi dari lembaga sensor film harus lebih di tingkatkan, agar adegan-adegan yang tidak sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di dalam masyarkat dapat dihilangkan.
- Sebaiknya para produser film maupun sinetron bukan hanya mengejar keuntungan saja, alangkah lebih baiknya jika para produser lebih berorientasi untuk mendidik masyarakat. Agar tayangan yang dibuat memiliki mutu yang tinggi.
- Menumbuhkan kembali sikap cinta tanah air, agar pengaruh masuknya budaya asing tidak akan melunturkan kebudayaan dan identitas nasional.

Kamis, 23 Februari 2012

Hegemoni

Hegemoni merupakan sebuah kata istilah yang menjelaskan tentang pernyataan bahwa sebuah negara atau kelompok memiliki pengaruh terhadap negara lain.makna hegemoni ini bisa dibilang sama dengan dominasi dikarenakan dominasi sering diartikan berupa pengaruh yang kuat,penguasaan dan penempatan posisi yang dominan sedangkan hegemoni diartikan berupa pengaruh yang disebabkan atas keunggulan yang dimiliki oleh negara yang berpengaruh tadi terhadap negara-negara yang dipengaruhinya.
Kata-kata seperti hegemoni sering berhubungan dengan dunia politik,ekonomi dan serta hubungan sosial,alasannya dari penjelasaan diatas pengertian tersebut selalu dikaitkan dengan upaya mempertahankan kekuasaan dari kelompok-kelompoknya maka dari itu politik,ekonomi serta hubungan sosial salah satu termasuknya.konsep hegemoni banyak digunakan oleh sosiolog untuk menjelaskan fenomena terjadinya usaha untuk mempertahankan kekuasaan oleh pihak penguasa. Penguasa disini memiliki arti luas, tidak hanya terbatas pada penguasa negara (pemerintah). Hegemoni bisa didefinisikan sebagai: dominasi oleh satu kelompok terhadap kelompok lainnya, dengan atau tanpa ancaman kekerasan, sehingga ide-ide yang didiktekan oleh kelompok dominan terhadap kelompok yang didominasi diterima sebagai sesuatu yang wajar
Konsep hegemoni yang diwarsikan oleh Antonio Gramsci, yakni hegemoni terjadi apabila golongan masyarakat yang tetindas, tereksplotasi (terutama di negara-negara berkembang) secara suka rela mengabdi pada penindasannya. Konsep ‘hegemoni’ merupakan proses penjinakan ideologi dan budaya kaum tertindas dan tereksploitasi untuk ‘concent’ dan mengabdi secara sukarela kepada para penindas mereka dari negara-negara maju yang kapitalis.
2.analisa mengenai hegemoni
Dari pengertian tersebut,hegemoni meupakan kumpulan dari bagian dominasi namun hegemoni disini sifatnya tersusun dikarenakan dijalankan oleh negara dengan negara lainnya,jadi kajian hegemoni lebih spesifik dan agak sedikit khusus dari pada konsep dominasi,gambarannya bisa kita ketahui hegemoni yang dilakukan oleh negara dengan negara lain dalam bidang politik ataupun ekonomi bila dalam hal spesifik.
Bila diperhatikan hegemoni yang mempunyai terikatan dengan negara seperti negara maju maupun negara berkembang dan berhubungan dengan kekuasaan,dapat kita lihat seperti halnya negara berkembang,negara yang terpuruk baik secara ekonomi,politik ,teknologi serta identik dengan kemiskinan internal yang didera olehnya bisa dibilang negara yang berkembang cendrung memiliki tingkat pendapatan yang rendah berbeda halnya dengan negara maju,yang memiliki tingkat pendapatan yang lebih tinggi serta kemampuan yang cukup tinggi dalam ekonomi,poltik,budaya dan teknologi.
Negara-negara yang lebih maju sering melakukan hegemoni dengan negara-negara berkembang terutama dalam bidang poltik dan ekonomi,kerja sama antara negara-negara maju terhadap negara-negara berkembang adanya hubungan liberalisasi ekonomi seperti pasar bebas dengan demikian akan terjadi dimana satu pihak akan memanfaatkan dari kelebihan pihak lainya.
Bisa dibilang hubungan yang tidak adil seperti yang kita ketahui negara yang berkembang cendrung memiliki sumber kekayaan yang melimpah dan negara maju akan berperan memanfaatkan keadaan tersebut.
Dapat kita simpulkan bahwa dalam hegemoni, kelompok yang mendominasi berhasil mempengaruhi kelompok yang didominasi untuk menerima nilai-nilai moral, politik, dan budaya dari kelompok dominan hegemoni diterima sebagai sesuatu yang wajar, sehingga ideologi kelompok dominan dapat menyebar dan dipraktekkan.
Nilai-nilai dan ideologi hegemoni ini diperjuangkan dan dipertahankan oleh pihak dominan sedemikian sehingga pihak yang didominasi tetap diam dan taat terhadap kepemimpinan kelompok penguasa.
3.Contoh hegemoni
Penerapan hegemoni sering dilakukan pada yang lemah karena yang terkuat akan memegang kendali diantara kelompoknya seperti halnya:
 Contoh sederhana yang pernah kita lihat disejarah pada kaum borjuis yang dahulunya disetarakan dengan kelas atas mengalami kemunduran yang disebabkan pengaruh yang sangat kuat serta keunggulan,kekuatan,kekayaan dan didukung kelas pedagang yang menjadi dominan,kaum borjuis dapat digulingkan oleh kaum bangsawan
 Contoh diindonesia mengenai penambangan emas yang terletak digunung jayawijaya,irian jaya disana sangat terlihat hegemoni yang dilalukan oleh pihak luar yang berperan dalam negeri,mereka mengeruk hasil sumber daya alam yang melimpah tapi negeri kita hanya mendapat mungkin tak sepenuhnya dari hasil pendapatan,ini salah atu pembuktian bila kita selaku negara berkembang masih saja bergantung oleh pihak negara maju.
 Dollar amerika,kekuasaan dollar amerika merupakan pemegang kendali mata uang seluruh dunia dan sangat berpengaruh besar bagi perekonomian global.kebanyakan transaksi internasional dilakukan dengan dolar amerika.naik turunnya suatu nilai mata uang ditentukan oleh dollar amerika diseluruh negara didunia